Memperkuat Komitmen Kebangsaan

BAB 6

Memperkuat Komitmen
Kebangsaan

A. Semangat dan Komitmen Kebangsaan Pendiri Negara


  Kerajaan Majapahit merupakan cikal bakal negara Indonesia. Majapahit yang keberadaannya sekitar abad XIII sampai abad XV adalah kerajaan besar yang sangat berjaya, terlebih pada masa pemerintahan Mahapatih Gajah Mada yang wafat sekitar 1360-an. 
Gajah Mada sangat disegani, dialah yang berhasil menyatukan Nusantara yang terkenal dengan “Sumpah Palapa". Sumpah Palapa yang dinyatakan Gajah Mada merupakan bukti semangat yang kuat untuk menggapai cita-cita pribadi maupun cita-cita kerajaan Majapahit untuk mempersatukan nusantara.

  Para pendiri negara merupakan contoh dari orang-orang yang memiliki semangat yang kuat dalam membuat perubahan, yaitu perubahan dari negara terjajah menjadi negara merdeka.
Contoh orang-orang tersebut yaitu :

a. Ir. Soekarno

  Presiden pertama Republik Indonesia. Soekarno lahir di Blitar, Jawa timur, 6 Juni 1901 dan meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970.
Soekarno dalam pembelaannya yang berjudul Indonesia menggugat, mengungkapkan bahwa bangsa Belanda sebagai bangsa yang serakah yang telah menindas dan merampas kemerdekaan Indonesia. Dipenjara dan hidup dalam penderitaan tidak membuat semangat dan tekad Soekarno untuk kemerdekaan bangsa Indonesia surut. Komitmen untuk hidup berjuang menciptakan perubahan yang baik dan sudah seharusnya ada dalam diri seluruh bangsa Indonesia.

b. Mohammad Hatta

   Dr. H. Mohammad Hatta lahir di Bukittinggi, 12 Agustus 1902. Moh. Hatta merupakan organisatoris, aktivis partai politik, negarawan, proklamator, pelopor koperasi, dan wakil presiden pertama di Indonesia.
Pada tanggal 14 Maret 1980, Hatta wafat di RSUD dr. Cipto Mangunkusumo. Karena perjuangannya bagi Indonesia sangat besar, Hatta mendapatkan anugerah tanda kehormatan tertinggi “Bintang Republik Indonesia Kelas I".
Semangat dan komitmen kebangsaan bukan hanya ditunjukkan oleh Soekarno dan Moh. Hatta. Banyak tokoh lainnya yang memiliki semangat dan komitmen kebangsaan yang kuat.

B. Bentuk-Bentuk Semangat dan Komitmen Kebangsaan yang Ditunjukkan Pendiri Negara

  Untuk memperoleh gambaran tentang nilai-nilai 45 yang berkembang pada setiap zamannya, diadakan periodisasi sebagai berikut.

1) Periode I: Masa Sebelum Pergerakan Nasional
2) Periode II: Masa Pergerakan Nasional
3) Periode III: Masa Proklamasi dan Perang Kemerdekaan
4) Periode IV: Masa Perjuangan Mengisi      Kemerdekaan.

C. Negara Kesatuan Republik Indonesia Sebagai Satu Kesatuan

1. Indonesia sebagai satu kesatuan politik
2. Indonesia sebagai satu kesatuan wilayah
3. Indonesia sebagai satu kesatuan pertahanan dan keamanan
4. Indonesia sebagai satu kesatuan ekonomi
5. Indonesia sebagai satu kesatuan sosial dan budaya.

D. Mewujudkan perilaku semangat dan komitmen kebangsaan dalam kehidupan.

1) Cinta Tanah Air
    Sebagai warga negara, kita wajib      mempunyai rasa cinta tanah air seperti:
• menjaga keamanan wilayah negaranya dari ancaman yang datang dari luar maupun dalam negeri.
• menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya pencemaran lingkungan.
• rajin belajar guna menguasai ilmu pengetahuan untuk diabdikan kepada negara.

2) Membina Persatuan dan Kesatuan
  Pembinaan persatuan dan kesatuan harus dilakukan dimanapun kita berada. 
Usaha membina persatuan dan kesatuan, antara lain sebagai berikut.
• menghormati antar sesama manusia
• memperluas pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa
• mengerti dan merasakan kesedihan dan penderitaan orang lain.
3) Rela Berkorban
  Sikap rela berkorban adalah sikap yang mencerminkan adanya kesediaan dan keikhlasan memberikan sesuatu yang dimiliki kepada orang lain.
Kerelaan berkorban dalam menjaga keutuhan NKRI dapat dilakukan dengan hal berikut.
• berkorban dengan tenaga atau dengan bekerja.
• berkorban dengan harta yang dimiliki untuk kejayaan bangsa dan negara.
• berkorban dengan menyumbangkan pemikiran bagi keutuhan NKRI.
4) Pengetahuan Budaya dalam Mempertahankan NKRI
  Era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. untuk menghadapi era globalisasi kita perlu merencanakan yang matang diantaranya sebagai berikut.
• kesiapan perekonomian rakyat.
• kesiapan SDM, terutama kesiapan dengan pengetahuan yang dimiliki.
5) Sikap dan Perilaku Menjaga Kesatuan NKRI
• menjaga wilayah dan kekayaan tanah air Indonesia
• menciptakan ketahanan nasional.
•menghormati perbedaan suku, budaya, agama, dan warna kulit.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat 10 soal pilihan ganda

Makalah ppkn